SINGARAJA — Komitmen dan eksistensi DPC PERADI Singaraja dalam menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) kembali menorehkan keberhasilan nyata. Bekerja sama dengan Universitas Panji Sakti (Unipas), organisasi profesi hukum di bawah pimpinan Prof. Otto Hasibuan ini resmi membuka PKPA Angkatan IV pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Penyelenggaraan tahun2026 menggunakan metode hybrid class dan diikuti oleh kurang lebih 20 orang peserta berlatar belakang Sarjana Hukum .
Menariknya, peminat tidak lagi didominasi oleh calon advokat murni, melainkan meluas hingga ke unsur Kepolisian, Badan Pertanahan, serta Akademisi. Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 3 hingga 18 Oktober 2026.
Rekam jejak PKPA DPC PERADI Singaraja terkenal sangat gemilang. Angkatan I dan II mencetak kelulusan sempurna 100 persen, sedangkan Angkatan III pada November 2025 lalu sukses melatih 21 peserta. Untuk menjaga integritas profesi (officium nobile), seluruh proses kelulusan Ujian Profesi Advokat (UPA) dipastikan murni, transparan, dan bebas KKN dengan melibatkan penilaian pihak ketiga.
Kerja sama ini juga mendapat apresiasi tinggi dari Rektor Unipas, I Nyoman Gede Remaja, karena dinilai sangat baik dalam membantu perguruan tinggi memenuhi Indikator Kinerja Utama (IKU) melalui implementasi ilmu praktis ke masyarakat.
Ketua Panitia, Ida Ayu Putu Denny Purba, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pelatihan berlangsung dari tanggal 3 Oktober hingga 18 Oktober 2026 menggunakan metode kelas hybrid.
Dayu Purba juga memberikan kabar baik bagi para peserta terkait pelaksanaan Ujian Profesi Advokat (UPA).
"Para peserta yang mengikuti PKPA di bawah Peradi pimpinan Prof. Otto Hasibuan akan kami tuntun hingga proses UPA, pengangkatan, sampai penyumpahan advokat. Walaupun saat pendaftaran UPA nanti peserta belum menerima fisik sertifikat PKPA, mereka tetap diperbolehkan mendaftar ujian karena data dirinya sudah resmi teregistrasi di DPN Peradi Pusat," jelas Dayu Purba.
Menurut Ketua DPC PERADI Singaraja, Kadek Doni Riana, SH., MH. (KDR), "Peserta yang mengikuti PKPA kali ini kurang lebih 20 orang. Antusiasme masyarakat Buleleng cukup tinggi dalam meningkatkan sumber daya manusia di bidang hukum. Pendaftarnya tidak hanya yang berniat penuh menjadi advokat, tetapi ada juga dari unsur Kepolisian, Pertanahan, hingga Akademisi,"
Rektor Universitas Panji Sakti (Unipas), I Nyoman Gede Remaja menyampaiakn bahwa, "Kacamata kami melihat DPC PERADI Singaraja di bawah kepemimpinan Prof. Otto Hasibuan ini secara kontineu mampu menyelenggarakan proses PKPA dengan sangat baik. Kami berharap kerja sama yang berkesinambungan ini terus berjalan lancar,"
.png)
